Cegah Balap Liar, Pemkot Jaksel Tutup Akses JLNT Antasari pada Dini Hari
Cegah Balap Liar, Pemkot Jaksel Tutup Akses JLNT Antasari pada Dini Hari---Pemprov DKI Jakarta
JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Pemerintah Kota Jakarta Selatan menyiapkan pembatasan akses di Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Antasari.
Kebijakan ini dilakukan melalui pemasangan portal pada lima titik akses jalan tersebut.
Langkah tersebut bertujuan mengantisipasi aksi balap liar yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Selain itu, pembatasan akses diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Kepala Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan, Bernad Oktavianus Pasaribu, menjelaskan bahwa pemasangan portal merupakan tindak lanjut aduan warga.
Laporan masyarakat sebelumnya menyoroti aktivitas balap liar di kawasan JLNT Antasari.
“Sebagai tindak lanjut atas aduan masyarakat sekaligus upaya mengantisipasi aksi balap liar di JLNT Antasari, kami bersama tiga pilar melakukan penutupan akses jalan pada jam tertentu demi menjaga keamanan dan keselamatan bersama,” ujarnya.
BACA JUGA:Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan di Sejumlah Ruas Jalan Selama Jakarta Running Festival 2026
Lima Titik Akses JLNT Antasari Dipasangi Portal
Bernad menyampaikan bahwa pembangunan seluruh portal di lima titik akses JLNT Antasari telah rampung.
Fasilitas pembatas tersebut ditempatkan pada jalur masuk dan keluar jalan layang.
Satu portal berada di akses masuk atau on ramp Terminal Blok M, Kelurahan Melawai.
Dua portal lainnya dipasang di on ramp Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kelurahan Petogogan.
Lokasi berikutnya berada di on ramp Masjid Al-I’tisham, Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak.
Sementara itu, satu portal tambahan ditempatkan di off ramp Pasar Cipete Selatan, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak.
Temukan konten Duniascooter.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-