Pramono Minta Jalan Berbahaya Segera Ditangani Setelah Pelajar Tewas di Kramat Jati

Pramono Minta Jalan Berbahaya Segera Ditangani Setelah Pelajar Tewas di Kramat Jati

Pramono Minta Jalan Berbahaya Segera Ditangani Setelah Pelajar Tewas di Kramat Jati-@TMCPoldaMetro-instagram

JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta kondisi jalan yang membahayakan pengguna segera mendapat penanganan.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah kecelakaan fatal terjadi di Jalan Raya Bogor, kawasan Pasar Induk Kramat Jati.

Kecelakaan itu menyebabkan seorang pelajar berinisial HH, 17 tahun, meninggal dunia setelah terlindas truk sampah.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 17 Agustus pagi dan melibatkan sepeda motor korban dengan truk sampah DLH DKI Jakarta.

Kecelakaan Dipicu Jalan Licin

Pramono mengatakan kecelakaan tersebut bermula ketika korban kehilangan keseimbangan akibat kondisi jalan yang licin.

Korban kemudian terjatuh ketika sepeda motor yang dikendarainya melaju di Jalan Raya Bogor.

Pada saat bersamaan, truk sampah DLH DKI Jakarta melaju searah dengan sepeda motor korban.

Truk tersebut kemudian melindas korban yang telah terjatuh di badan jalan.

“Yang di Pasar Kramat Jati, kebetulan saya mengikuti karena memang kondisinya adalah karena jalan yang licin,” ujar Pramono, Selasa (18/8).

Pramono menjelaskan korban terpeleset sebelum akhirnya tertabrak kendaraan milik Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

Kondisi jalan yang basah dan licin menjadi perhatian karena berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

BACA JUGA:CVT Motor Matik Mulai Gredek atau Berdecit? Kenali Penyebabnya Sebelum Makin Parah

Pemprov DKI Diminta Segera Bertindak

Menindaklanjuti kecelakaan tersebut, Pramono meminta Wali Kota Jakarta Timur dan Satpol PP melakukan pengecekan.

Ia meminta lokasi yang memiliki kondisi berpotensi membahayakan segera ditangani untuk mencegah kejadian serupa.

Temukan konten Duniascooter.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya