Dishub Bandung Pastikan Monitoring Harian Parkir Liar Selama Nataru Demi Kelancaran Lalu Lintas

Jumat 02-01-2026,11:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : T. Sucipto

Hal ini penting untuk menjaga ketertiban ruang publik di Kota Bandung.

“Selama Nataru ini kami pastikan ada patroli dan monitoring setiap hari, kemarin kami temukan di wilayah Dipati Ukur–Teuku Umar, ada travel yang memanfaatkan ruang parkir tidak sesuai perjanjian, padahal mereka sudah membuat pernyataan,” kata Rasdian.

Dishub Bandung tidak akan ragu dalam memberikan sanksi bagi para pelanggar.

Sanksi tersebut akan disesuaikan dengan ketentuan aturan yang berlaku saat ini.

BACA JUGA:Sistem ETLE Terbukti Efektif Tekan Pelanggaran Hingga 95 Persen

Terutama bagi pihak yang sudah melanggar komitmen pernyataan yang dibuat sendiri.

Tindakan tegas diperlukan agar memberikan efek jera kepada para pengelola transportasi.

Rasdian juga menambahkan bahwa integritas perjanjian harus selalu dijaga oleh semua pihak.

“Kalau dilanggar, tentu ada konsekuensinya. Kita terapkan sesuai aturan yang berlaku,” ucapnya tegas mengenai sanksi pelanggaran parkir.

BACA JUGA:Perkuat Proteksi Akun, WANDA Luncurkan Sistem OTP via Email yang Jauh Lebih Aman

Selain wilayah Dipati Ukur, pengawasan juga difokuskan di Jalan Asia Afrika.

Kawasan ini merupakan pusat keramaian utama selama libur akhir tahun di Bandung.

Berdasarkan data pantauan, jumlah pergerakan orang di sana mencapai puluhan ribu.

Hal ini memicu potensi munculnya banyak kantong parkir liar yang ilegal.

BACA JUGA:Pakai Mesin Hybrid dan ABS Dual Channel, QJMotor Fort 125N Siap Gebrak Pasar Skuter 125cc

Petugas di lapangan segera menertibkan kendaraan yang diparkir tidak pada tempatnya.

Kategori :