Sering Ngebut Saat Lewati Polisi Tidur? Ini Risiko Kerusakan yang Bisa Terjadi pada Motor
Sering Ngebut Saat Lewati Polisi Tidur? Ini Risiko Kerusakan yang Bisa Terjadi pada Motor-Ilyasa Fajrin-Dok. Duniascooter
JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Polisi tidur atau speed bump mudah ditemui di kawasan permukiman, komplek, hingga sejumlah jalan umum yang membutuhkan pengendalian kecepatan.
Fasilitas tersebut dibuat untuk memperlambat kendaraan dan membantu meningkatkan keselamatan pengguna jalan di sekitarnya.
Namun, melewati polisi tidur dengan kecepatan tinggi dapat memberikan hentakan besar pada sepeda motor.
Benturan keras tersebut tidak hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga berpotensi memengaruhi berbagai komponen kendaraan.
Salah satu bagian yang perlu diperhatikan adalah dudukan mesin atau engine mounting.
Kerusakan pada dudukan mesin dapat membuat posisi mesin berubah dan memicu getaran berlebihan ketika sepeda motor digunakan.
Polisi Tidur Bisa Merusak Motor
Polisi tidur memiliki permukaan yang menonjol sehingga kendaraan perlu melewatinya dengan kecepatan rendah.
Ketika motor melaju terlalu cepat, energi benturan dari roda dapat diteruskan menuju rangka dan komponen lainnya.
Dudukan mesin berfungsi menopang mesin agar tetap berada pada posisi yang stabil selama sepeda motor digunakan.
Benturan keras berulang dapat membuat dudukan tersebut mengalami keretakan, kelonggaran, atau kerusakan yang lebih serius.
Perubahan posisi mesin juga berpotensi menyebabkan getaran meningkat dan memengaruhi kenyamanan berkendara.
BACA JUGA:Indomobil eMotor Gelar Pameran Motor Listrik di Blok M, Bisa Test Ride dan Dapat Promo Menarik
Kerusakan Motor Akibat Hantam Polisi Tidur
Ada beberapa komponen yang berpotensi terdampak ketika sepeda motor menghantam polisi tidur dengan kecepatan tinggi.
1. Dudukan Mesin Retak atau Patah
Benturan keras dapat menyebabkan dudukan mesin mengalami retak hingga patah.
Temukan konten Duniascooter.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-