Ganti Air Radiator Motor Secara Berkala, Ini Waktu dan Cara Merawatnya
Ganti Air Radiator Motor Secara Berkala, Ini Waktu dan Cara Merawatnya---WMS
JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Mengetahui jadwal mengganti air radiator motor penting untuk menjaga suhu mesin tetap stabil selama digunakan.
Cairan pendingin berfungsi membantu membuang panas dari mesin sekaligus melindungi komponen sistem pendingin dari korosi dan endapan.
Lalu, ganti air radiator motor berapa bulan sekali agar performa mesin tetap optimal? Berikut panduan perawatan yang perlu diperhatikan.
Ganti air radiator motor Berapa Bulan Sekali?
Secara umum, coolant radiator dapat diganti setiap 6 hingga 12 bulan, tergantung penggunaan dan rekomendasi pabrikan.
Motor yang sering digunakan dalam kemacetan atau perjalanan berat membutuhkan perhatian lebih terhadap kondisi cairan pendinginnya.
Jika penggunaan motor tergolong berat, pemeriksaan dan penggantian coolant dapat dilakukan lebih sering sesuai kondisi sistem pendingin.
Selain berdasarkan waktu, perhatikan juga jarak tempuh dan kondisi coolant untuk menentukan waktu penggantian yang sesuai.
Gunakan Coolant Khusus Motor
Hindari menggunakan air keran atau air sumur sebagai pengganti coolant radiator secara rutin.
Air dengan kandungan mineral dapat meninggalkan endapan pada saluran pendingin dan berpotensi mengganggu proses pelepasan panas.
Gunakan coolant yang memang dirancang untuk sistem pendingin kendaraan agar perlindungan terhadap korosi tetap optimal.
Coolant juga memiliki karakteristik yang membantu menjaga kestabilan temperatur mesin saat motor digunakan dalam kondisi berat.
BACA JUGA:Cek Daftar Pemutihan Pajak Kendaraan yang Berakhir September 2026, Ini Daftar Provinsinya
Periksa Tabung Reservoir Secara Rutin
Tabung reservoir membantu memantau jumlah cairan pendingin tanpa harus membuka radiator.
Pastikan permukaan coolant berada di antara batas minimum dan maksimum yang tersedia pada tabung reservoir.
Temukan konten Duniascooter.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-