Ganti Air Radiator Motor Secara Berkala, Ini Waktu dan Cara Merawatnya
Ganti Air Radiator Motor Secara Berkala, Ini Waktu dan Cara Merawatnya---WMS
Jika volumenya terus berkurang, periksa kemungkinan kebocoran pada selang, sambungan, radiator, atau komponen lainnya.
Kondisi tersebut sebaiknya tidak dibiarkan karena dapat menyebabkan sistem pendingin kekurangan cairan.
Bersihkan Radiator dan Kisi-kisinya
Kotoran seperti debu, pasir, dan serangga dapat menempel pada kisi-kisi radiator.
Tumpukan kotoran dapat mengurangi aliran udara sehingga proses pelepasan panas menjadi kurang optimal.
Bersihkan bagian tersebut secara berkala menggunakan air bertekanan sedang dan sikat lembut jika diperlukan.
Hindari tekanan air terlalu kuat karena dapat merusak atau membengkokkan sirip radiator.
Periksa Selang dan Tutup Radiator
Selang radiator perlu diperiksa untuk memastikan tidak terdapat retakan, pembengkakan, atau kondisi yang terlalu rapuh.
Periksa pula klem selang agar tetap terpasang kuat dan tidak menyebabkan kebocoran coolant.
Tutup radiator juga harus berada dalam kondisi baik karena berperan menjaga tekanan pada sistem pendingin.
BACA JUGA:Alasan Mengapa Korter Mesin Motor Perlu Dilakukan, Solusi Hemat Atasi Baret dan Dinding Aus
Jangan Abaikan Gejala Overheat
Perhatikan indikator temperatur pada panel instrumen ketika motor digunakan dalam perjalanan.
Jika temperatur meningkat terlalu tinggi, segera berhenti di tempat aman dan tunggu mesin mencapai suhu lebih rendah.
Jangan membuka tutup radiator ketika mesin masih panas karena cairan bertekanan dapat menyembur dan menyebabkan luka bakar.
Perawatan radiator secara rutin membantu menjaga temperatur mesin sekaligus mengurangi risiko kerusakan akibat panas berlebih.
Dengan mengetahui ganti air radiator motor berapa bulan sekali, pemilik kendaraan dapat menentukan jadwal perawatan dengan lebih teratur.
Temukan konten Duniascooter.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-