Wacana Kenaikan Tarif Parkir Jakarta, Pramono Anung Tegaskan Belum Ada Keputusan

Wacana Kenaikan Tarif Parkir Jakarta, Pramono Anung Tegaskan Belum Ada Keputusan

Wacana Kenaikan Tarif Parkir Jakarta, Pramono Anung Tegaskan Belum Ada Keputusan---Pemprov DKI Jakarta

Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter mengungkapkan adanya opsi penerapan sistem zonasi.

Melalui sistem tersebut, tarif parkir dapat berbeda berdasarkan karakteristik dan nilai ekonomi kawasan.

Wilayah dengan aktivitas ekonomi tinggi berpotensi memiliki tarif parkir lebih mahal dibandingkan kawasan lainnya.

Beberapa kawasan yang disebut dalam pembahasan antara lain SCBD, Menteng, Senayan, dan sejumlah wilayah Jakarta Selatan.

Jupiter menyebut tarif tertinggi untuk kendaraan roda empat dalam usulan tersebut dapat mencapai Rp60.000 per jam.

Besaran tersebut nantinya menjadi ambang batas tarif berdasarkan zona yang ditetapkan.

Sistem zonasi tersebut menjadi salah satu opsi yang masih dibahas dalam proses revisi tarif parkir Jakarta.

BACA JUGA:10 Merek Sepeda Motor Ramaikan GIIAS Surabaya 2026, Hadirkan Pilihan untuk Beragam Segmen

Tarif Rp60.000 Dinilai Memberatkan

Meski menjadi salah satu usulan, Jupiter justru menilai tarif parkir hingga Rp60.000 terlalu tinggi bagi masyarakat.

Menurutnya, penerapan tarif tersebut dapat menambah beban masyarakat yang menggunakan kendaraan di kawasan tertentu.

Jupiter juga menilai kenaikan tarif parkir bukan satu-satunya cara untuk meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD.

Ia mendorong pemerintah mencari sumber pendapatan lain yang dapat dioptimalkan tanpa memberikan beban tambahan kepada masyarakat.

Jupiter menilai kondisi ekonomi masyarakat perlu menjadi pertimbangan dalam pembahasan kebijakan tarif parkir.

Karena itu, rencana kenaikan tarif parkir Jakarta masih membutuhkan pembahasan lebih lanjut sebelum diputuskan.

Untuk saat ini, belum ada keputusan final mengenai kenaikan tarif parkir maupun penerapan sistem zonasi di Jakarta.

Temukan konten Duniascooter.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya