Rekayasa Lalu Lintas Rasuna Said Mulai 14 Januari 2026, Imbas Pembongkaran Tiang Monorel
Rekayasa Lalu Lintas Rasuna Said Mulai 14 Januari 2026, Imbas Pembongkaran Tiang Monorel-@dishubdkijakarta-instagram
BACA JUGA:Modifikasi Honda Ruckus Bergaya Lowrider dengan Ban Belakang Super Lebar
Koordinasi antara berbagai pihak teknis terus dilakukan agar proyek ini tidak mengganggu infrastruktur lainnya di bawah tanah.
Masyarakat sangat disarankan untuk menyimpan dan membagikan informasi mengenai jadwal rekayasa lalu lintas ini kepada rekan lainnya.
Penyesuaian waktu keberangkatan menjadi kunci agar terhindar dari potensi kemacetan yang mungkin timbul selama proyek berjalan.
Dishub DKI Jakarta menegaskan pentingnya ketaatan terhadap rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang secara temporer.
BACA JUGA:Honda Motocompacto Tampil Beda, Steady Garage Ubah Skuter Listrik Ini Jadi Lebih Sangar!
Pengguna jalan yang ingin menuju arah Gatot Subroto dari arah Menteng dapat mempertimbangkan jalan alternatif lainnya.
Penggunaan transportasi umum seperti LRT Jakarta atau Transjakarta tetap menjadi pilihan cerdas untuk menghindari hambatan di lokasi proyek.
Pihak Pemprov DKI juga terus memantau dampak lingkungan dan kebisingan yang dihasilkan dari proses pembongkaran tiang ini.
Segala bentuk kendala di lapangan dapat dilaporkan melalui kanal media sosial resmi milik Dinas Perhubungan.
BACA JUGA:Suzuki e-Access Resmi Meluncur di India, Skuter Listrik Pertama Suzuki dengan Teknologi Baterai LFP
Akhirnya, pembongkaran tiang monorel ini menjadi simbol komitmen pemerintah dalam merapikan wajah Jakarta yang lebih modern.
Mari kita dukung penataan kota ini demi kenyamanan mobilitas warga Jakarta di masa depan.
Temukan konten Duniascooter.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-