Rekayasa Lalu Lintas Rasuna Said Mulai 14 Januari 2026, Imbas Pembongkaran Tiang Monorel
Rekayasa Lalu Lintas Rasuna Said Mulai 14 Januari 2026, Imbas Pembongkaran Tiang Monorel-@dishubdkijakarta-instagram
BACA JUGA:Melihat Lebih Dekat Spesifikasi Ofero Stareer 5 Lit yang Bisa Menempuh Jarak Hingga 130 Km
Lokasi pekerjaan fisik berada di sisi timur jalan raya, mulai dari depan Jalan Gembira hingga Simpang Kuningan.
Titik awal pengerjaan berada pada STA 3+650 di Jalan Gembira hingga STA 0+000 di Jalan Gatot Subroto.
Selama proses pengerjaan ini, akan dilakukan penutupan pada jalur lambat di beberapa titik strategis.
Penutupan dimulai dari ujung utara jalur lambat hingga bukaan pertama yang menghubungkan jalur cepat ke lambat.
BACA JUGA:Keren! Modifikasi Skuter SYM Bergaya Hot Rod Paling Ekstrem dari Taiwan
Skema ini dirancang untuk memberikan ruang gerak bagi alat berat yang melakukan pembongkaran tiang.
Penataan area kerja ini sangat penting mengingat volume kendaraan yang sangat padat di wilayah Rasuna Said.
Pengendara yang terbiasa menggunakan jalur lambat disarankan untuk segera beralih ke jalur cepat sesuai petunjuk rambu.
Peta lokasi menunjukkan bahwa area terdampak meliputi kawasan sekitar Wisma Bakrie, Jalan Perbanas, hingga Masjid Raya Pedurenan.
BACA JUGA:Deus Japan Ubah Skuter Roda Tiga Honda Gyro X Jadi Lebih Kalcer!
Selain itu, area di dekat Jalan Gilimanuk dan Jalan Prof. Dr. Satrio juga akan mengalami penyesuaian arus.
Dinas Perhubungan telah memasang berbagai marka dan separator tambahan di titik-titik krusial penutupan jalur.
Petugas di lapangan akan secara aktif mengarahkan kendaraan agar tetap bergerak meskipun terjadi penyempitan lajur.
Pembongkaran tiang ini diharapkan dapat mengembalikan nilai estetika kota sekaligus memperluas ruang publik di Kuningan.
Temukan konten Duniascooter.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-