Rekayasa Lalu Lintas di Wilayah Sawah Besar dan Mangga Besar Terkait Proyek MRT

Rekayasa Lalu Lintas di Wilayah Sawah Besar dan Mangga Besar Terkait Proyek MRT

Rekayasa Lalu Lintas di Wilayah Sawah Besar dan Mangga Besar Terkait Proyek MRT---Berita Jakarta

BACA JUGA:Sebanyak 792 Kendaraan Terjaring Operasi Parkir Liar Sepanjang Tahun 2025

Menurutnya, rekayasa arus kendaraan dilakukan untuk mendukung proses pengerjaan konstruksi fisik stasiun.

"Rekayasa lalu lintas, di area setasiun Harmoni, Sawah Besar dan Mangga Besar, perlu dilakukan sebagai bagian dari tahapan pekerjaan pada ketiga stasiun tersebut yang menjadi bagian dari paket kontrak CP 202 fase 2A MRT Jakarta," ujar Rendy.

Perubahan ini mencakup beberapa titik krusial di sepanjang jalan utama Jakarta Pusat.

Pihak pengelola memastikan bahwa keamanan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama.

BACA JUGA:Korlantas Mencatat Angka Kecelakaan Turun 7 Persen, Operasi Lilin 2025 Berjalan Aman dan Terkendali

Oleh karena itu, berbagai fasilitas pendukung keselamatan telah dipasang di sekitar lokasi.

Fasilitas tersebut berupa rambu petunjuk arah, marka jalan, hingga lampu penerangan tambahan.

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja maupun lalu lintas umum.

Di area Stasiun Harmoni, pengerjaan difokuskan pada penggalian dan pembangunan entrance stasiun.

BACA JUGA:Modifikasi Lambretta Li 150 Series 3 Asal Kota Roma yang Tampil Lebih Ramping

Arus lalu lintas di Jalan Hayam Wuruk arah Monas akan sedikit bergeser.

Pergeseran lajur terjadi dari depan Gedung BPKP hingga menuju Gedung Sandjaja.

Meski ada pengerjaan berat, jumlah lajur kendaraan tetap dipertahankan sebanyak tiga lajur.

Hal ini bertujuan untuk menjaga kapasitas jalan agar tidak terjadi kemacetan parah.

Temukan konten Duniascooter.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya