JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- PT Wahana Makmur Sejati (WMS) menggelar seminar keselamatan berkendara bagi sekitar 150 pelajar SMK se-Tangerang.
Kegiatan tersebut berlangsung di Safety Riding Center Wahana Makmur Sejati (SRC WMS) dengan mengangkat tema “Secangkir Kopi Sejuta Mimpi”.
Seminar ini membahas hubungan antara kondisi tubuh, kebiasaan minum kopi, dan keselamatan berkendara bagi generasi muda.
Peserta mendapatkan pemahaman bahwa kemampuan mengendarai sepeda motor harus diimbangi kesiapan fisik serta mental sebelum perjalanan.
BACA JUGA:Jalan Berlubang di Jakarta Utara Terus Ditangani, Ribuan Titik Sudah Diperbaiki
Kopi Bukan Pengganti Istirahat
Materi utama seminar menekankan bahwa rasa kantuk merupakan tanda tubuh membutuhkan istirahat.
Kopi tidak dapat dijadikan patokan untuk menentukan seseorang masih mampu berkendara dengan aman.
Peserta juga mendapatkan edukasi mengenai batas kemampuan tubuh dan risiko kecelakaan ketika tetap berkendara dalam kondisi mengantuk.
Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, mengingatkan peserta agar mengenali kondisi tubuh sebelum berkendara.
“Berkendara aman dimulai dari kemampuan kita mengenali kondisi diri sendiri,” ujar Agus Sani.
“Ketika tubuh sudah memberikan tanda lelah atau mengantuk, jangan memaksakan diri untuk tetap melanjutkan perjalanan,” lanjutnya.
Menurut Agus, berhenti dan beristirahat menjadi pilihan yang lebih aman ketika kondisi fisik sudah tidak mendukung perjalanan.
BACA JUGA:Rayakan Hari Jadi Jatim, Dindik Siapkan Servis Motor Gratis untuk Masyarakat
Edukasi Lalu Lintas untuk Pelajar
Edukasi keselamatan lalu lintas turut menghadirkan Kanit Lantas Polsek Metro Karawaci, Iptu Alex Rusman, S.H., M.M.
Peserta mendapatkan penjelasan mengenai faktor yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.