Jangan Cuma Ditambah, Bisa Jadi Ini Penyebab Oli Mesin Motor Cepat Berkurang

Jumat 31-07-2026,09:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Aswan

JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Oli mesin memiliki peran penting menjaga performa sekaligus melindungi komponen motor dari gesekan.

Karena itu, volume oli harus selalu berada pada batas yang dianjurkan.

Namun, sebagian pemilik motor sering mendapati oli cepat berkurang meski baru beberapa minggu diganti.

Kondisi tersebut tidak boleh dianggap sepele.

Oli motor yang cepat habis umumnya disebabkan oleh dua hal, yaitu kebocoran atau terbakar di dalam mesin.

Mengetahui penyebabnya lebih awal dapat mencegah kerusakan yang lebih serius sekaligus menghemat biaya perbaikan.

Tanda Oli Motor Bocor

Kebocoran oli menjadi penyebab yang paling mudah dikenali.

Biasanya terdapat beberapa tanda yang dapat dilihat secara langsung, antara lain:

  • Terdapat tetesan atau genangan oli di lantai setelah motor diparkir.
  • Bagian mesin terlihat basah dan dipenuhi debu yang menempel.
  • Seal atau paking mulai mengeras karena usia pemakaian.
  • Baut pembuangan oli kurang rapat atau seal baut mengalami keausan.

Jika ditemukan gejala tersebut, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan di bengkel.

Kebocoran ringan biasanya dapat diatasi dengan mengganti seal atau mengencangkan baut.

Penanganan lebih awal membantu mencegah oli terus berkurang saat motor digunakan.

BACA JUGA:Banjir Peluncuran Kendaraan Baru, Exclusive Media Day Tandai Dibukanya Ajang GIIAS 2026

Tanda Oli Terbakar di Dalam Mesin

Berbeda dengan kebocoran, oli yang terbakar tidak meninggalkan bekas pada lantai.

Oli masuk ke ruang bakar lalu terbakar bersama campuran bahan bakar dan udara.

Beberapa ciri yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Asap tipis berwarna kebiruan keluar dari knalpot.
  • Gejala sering muncul setelah mesin idle lalu kembali digas.
  • Ring piston mulai aus sehingga oli masuk ke ruang bakar.
  • Seal klep melemah dan menyebabkan rembesan oli.
Kategori :