Kesadaran hukum menjadi bagian penting dalam keselamatan berlalu lintas.
WMS juga mengimbau siswa yang belum memiliki SIM untuk tidak mengendarai sepeda motor di jalan raya.
BACA JUGA:Sejak 1946 Tak Pernah Pudar, Desain Khas dan Nilai Emosional Jadi Kunci Vespa Lintas Generasi
Alternatifnya menggunakan transportasi umum atau diantar orang tua.
Selain aturan lalu lintas, peserta mendapatkan edukasi mengenai perlengkapan berkendara yang aman.
Penggunaan riding gear sesuai standar keselamatan menjadi fokus utama.
Helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu tertutup dijelaskan sebagai perlengkapan penting saat berkendara.
Perlengkapan tersebut dapat mengurangi risiko cedera.
“Materi yang kami berikan tidak hanya membahas cara berkendara yang benar,” jelas Agus Sani selaku Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.
“Kami ingin siswa memahami bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas berkendara,” tambahnya.
Menurut Agus Sani, budaya #Cari_Aman diharapkan dapat tertanam sejak dini.
BACA JUGA:VinFast E-Motorcycle Hadirkan Program Garansi Panjang dan Penukaran Baterai Gratis
Kebiasaan tersebut diharapkan menjadi karakter siswa dalam kehidupan sehari-hari.
WMS terus menghadirkan berbagai program edukasi bagi masyarakat, khususnya pelajar.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen menekan angka kecelakaan usia muda.
Program tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara dunia usaha dan dunia pendidikan.