Sebagai tindak lanjut, seminar safety driving segera digelar bersama seluruh mitra terkait.
Kegiatan tersebut diperkirakan diikuti sekitar 200 pengemudi dari berbagai perusahaan transportasi.
BACA JUGA:Parkir Motor Sembarangan di Trotoar, Siap-Siap Motor Bisa Kena Tilang dan Diangkut
Peserta berasal dari operator taksi maupun layanan ojek online.
Seminar bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab.
Materi pelatihan juga menekankan pentingnya saling menghormati sesama pengguna jalan.
Dishub berharap edukasi tersebut mampu menekan risiko kecelakaan lalu lintas.
Selain keselamatan berkendara, pembahasan juga mencakup penyediaan shelter bagi pengemudi ojek online.
Shelter direncanakan tersedia di kawasan gedung perkantoran Jakarta.
Fasilitas tersebut diharapkan menjadi lokasi resmi untuk menunggu penumpang.
Dengan begitu, aktivitas naik dan turun penumpang tidak lagi menggunakan badan jalan.
BACA JUGA:Investasi Tembus Rp 1 Triliun, Alva Perluas Ekosistem Motor Listrik dan Charging Station
Dishub juga sedang mengkaji relaksasi parkir bersama operator transportasi dan pengelola gedung.
Kajian tersebut masih dibahas sebagai salah satu alternatif penataan kawasan.
Pada lokasi yang dikelola Dishub, pembangunan shelter terus dilakukan secara bertahap.
Salah satu fasilitas telah tersedia di Terminal Terpadu Pulo Gebang.