JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna meningkatkan keselamatan berkendara dan ketertiban lalu lintas.
Langkah tersebut dilakukan melalui pertemuan bersama komunitas pengemudi ojek online dan sejumlah operator transportasi.
Pertemuan dipimpin langsung Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin.
Sejumlah pihak turut hadir dalam agenda tersebut.
Mereka berasal dari Gojek, Grab, PT Blue Bird Tbk, Green SM, komunitas keselamatan berkendara, serta jajaran Kepolisian.
Forum tersebut membahas berbagai solusi untuk menciptakan ruang jalan yang lebih aman dan tertib.
Salah satu fokus utama ialah penataan parkir bagi pengemudi ojek online di Jakarta.
Dishub menilai penataan parkir harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar kebijakan berjalan efektif.
BACA JUGA:Ada Puncak HUT Jakarta di Bundaran HI, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan pada 27 Juni 2026
Pendekatan kolaboratif dinilai mampu menghasilkan solusi yang mengakomodasi kebutuhan masyarakat dan pengemudi.
“Kami ingin membangun solusi bersama,” jelas Budi Awaluddin.
“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan duduk bersama mencari langkah terbaik,” tambahnya.
Menurutnya, penataan parkir harus dibarengi penyediaan alternatif yang memadai bagi pengemudi.
“Penataan parkir perlu diiringi penyediaan alternatif yang lebih baik agar ketertiban jalan terwujud,” tegasnya.
Dishub DKI Jakarta juga akan memperkuat edukasi keselamatan berkendara melalui kegiatan khusus.