Dalam operasi tersebut, masyarakat juga dapat membayar pajak kendaraan secara langsung di lokasi.
Layanan ini disiapkan agar wajib pajak tidak perlu menunda pembayaran kewajiban mereka.
BACA JUGA:Gerai Samsat Buka Layanan di Jakarta Fair 2026, Manfaatkan Pemutihan Pajak di Sini
Bank Jatim turut dilibatkan untuk mempermudah transaksi pembayaran pajak di tempat.
Masyarakat dapat menggunakan beberapa metode pembayaran, termasuk sistem digital melalui QRIS.
“Apabila ada wajib pajak yang masih belum menjalankan kewajibannya, bisa langsung melakukan pembayaran di tempat,” kata Basari.
Ia menjelaskan pembayaran pajak kendaraan kini semakin mudah dilakukan secara daring.
Pemilik kendaraan cukup memasukkan nomor polisi, nomor mesin, dan nomor rangka kendaraan.
Namun, perpanjangan pajak lima tahunan tetap memerlukan pengecekan fisik kendaraan secara langsung.
Proses tersebut wajib dilakukan untuk memastikan validitas data kendaraan bermotor.
Rachmad memastikan operasi gabungan akan digelar berkala di wilayah Surabaya Selatan, Barat, Timur, Utara, dan Pusat.
Kegiatan itu berlangsung sampai akhir 2026 sebagai upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat.
“Dalam operasi gabungan ini, tentunya kami mengutamakan edukasi dan pengingat bagi masyarakat,” jelas Basari.
Ia menegaskan tindakan hukum hanya diterapkan bagi pelanggaran berat atau dokumen kendaraan tidak lengkap.
Basari berharap warga Surabaya semakin disiplin membayar pajak tepat waktu.