Siap-Siap! Mulai Juli 2026 Seluruh SPBU Wajib Jual BBM Campuran Etanol

Senin 08-06-2026,04:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Aswan

Selain itu, program tersebut dipercaya ampuh menekan angka polusi udara akibat emisi gas buang.

Masyarakat otomotif tanah air sebenarnya sudah mulai mengenal jenis bahan bakar ramah lingkungan ini.

BACA JUGA:Cegah Jukir Liar, Pemkot Surabaya Pasang Foto Petugas Resmi di Rambu Parkir Digital

Produk komersial bernama Pertamax Green sudah beredar luas di beberapa kota besar Indonesia.

Namun, perluasan wilayah distribusi massal tetap memicu beragam pertanyaan teknis dari para komuter.

Kekhawatiran para pemilik kendaraan roda dua langsung mendapat tanggapan dari pakar akademisi.

Staf Pengajar Program Studi Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung, Tri Yuswidjajanto Zaenuri, memberikan pandangannya.

Tri menilai bahwa kandungan etanol dosis rendah tidak akan membahayakan mesin motor harian.

Pakar mesin tersebut menerangkan bahwa dampak buruk bahan bakar pasti akan menyerang kendaraan secara massal.

Kerusakan fatal dipastikan tidak mungkin hanya menimpa satu atau dua unit sepeda motor saja.

Hingga detik ini, belum ditemukan kasus kerusakan massal akibat penggunaan bensin campuran tersebut.

BACA JUGA:Rampung Diperbaiki, Ini 4 Titik Jalan Rawan Ambles di Jaktim yang Terus Dipantau

Tri menambahkan bahwa kendala mekanis yang muncul biasanya dipicu oleh faktor internal lain.

Masalah teknis umumnya berasal dari kondisi kebersihan tangki penyimpanan bensin di area SPBU.

Kualitas perawatan kendaraan yang buruk dari pemilik motor juga turut memengaruhi performa mesin.

Secara mekanis, takaran 5 persen masih aman diadopsi oleh mayoritas motor modern di Indonesia.

Kategori :