Sering Terlupakan, Inilah Waktu yang Tepat Ganti Minyak Rem Motor Agar Pengereman Tetap Maksimal

Jumat 17-04-2026,03:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Aswan

Panas ekstrem tersebut akan merambat masuk ke dalam cairan sistem rem.

Jika terdapat banyak air, cairan tersebut akan mendidih dan membentuk gelembung gas.

Gelembung gas ini bersifat dapat dimampatkan sehingga merusak tekanan hidrolik sistem.

BACA JUGA:Yamaha Luncurkan Aplikasi Y-ON, Digital Hub Terpadu untuk Mudahkan Layanan Konsumen

Saat tuas ditarik, tekanan hanya akan menekan uap gas tersebut saja.

Akibatnya, rem akan terasa kosong atau "ngempos" dan kehilangan daya henti.

Kejadian rem blong secara tiba-tiba ini sangat sering memicu kecelakaan maut.

Anda tidak boleh menunggu sampai rem terasa tidak enak untuk menggantinya.

BACA JUGA:Delhi Siap Larang Motor Bensin Baru Mulai 2028, Fokus Percepat Era Kendaraan Listrik

Secara umum, pabrikan menyarankan penggantian setiap dua tahun atau 24.000 km.

Namun, pengecekan secara visual juga sangat penting untuk dilakukan secara rutin.

Perhatikan kaca pemantau pada tabung minyak rem di bagian stang motor.

Jika warna cairan sudah terlihat keruh atau gelap, segera lakukan penggantian.

BACA JUGA:Segini Harga Yamaha FreeGo 125 Terbaru April 2026, Cocok untuk Mobilitas Harian

Volume cairan yang berkurang drastis juga menjadi indikasi adanya masalah sistem.

Biaya penggantian minyak rem relatif sangat murah dibanding risiko yang ada.

Kategori :