Martin merangkai berbagai bagian tersebut secara spontan tanpa adanya perencanaan yang sangat rumit sebelumnya.
Baginya, proyek kustom terbaik sering kali lahir dari kumpulan suku cadang yang tiba-tiba terasa cocok.
Meski tampilannya menyerupai properti film, sektor mesin skuter ini tetap dibangun dengan sangat serius.
Martin menyematkan mesin bekas yang telah diperbarui dengan komponen performa tinggi untuk mendukung kecepatannya.
BACA JUGA:Mengenal Emmo JHV Max, Skuter Listrik Rp 48 Jutaan yang Jadi Motor Operasional SPPG
Jantung pacunya menggunakan blok mesin RB20 baru yang dipadukan dengan kopling tipe Liedolsheim yang tangguh.
Untuk urusan suplai bahan bakar, ia mempercayakan karburator Polini berukuran 34 mm yang sangat responsif.
Sistem pembuangan gas sisa menggunakan knalpot dari AF yang memberikan suara khas dan tenaga tambahan.