BACA JUGA:Rencana VinFast Memperluas Pasar Motor Listrik Melalui 7 Model Baru
Inspirasi utama justru muncul secara tidak sengaja saat ia melihat bus militer di kota Lübeck.
Corak pada bus tersebut memberikan ide segar untuk diterapkan pada bodi Lambretta miliknya.
Ia mulai melakukan eksperimen dengan menempelkan selotip dan merancang pola warna yang tepat.
Hasilnya adalah sebuah skuter yang kini memiliki identitas visual yang sangat kuat dan dominan.
BACA JUGA:Komisi VII DPR Dorong Peningkatan TKDN dan Kesiapan Elektrifikasi Pabrik QJMotor
Setiap karya Martin selalu memiliki ciri khas berupa lencana bertuliskan nama "Johnny Love".
Nama ini memiliki sejarah unik yang berkaitan dengan kecintaannya terhadap kendaraan van VW klasik.
Istilah tersebut merupakan gabungan antara nama panggilannya dan konsep mobil penuh kasih sayang.
Meskipun motor ini bertema militer yang kaku, kehadiran identitas tersebut memberikan sentuhan personal yang hangat.
BACA JUGA:Wahana Artha Group Gelar Aksi CSR Berkelanjutan Melalui Sembako dan Donor Darah
Lencana ini menjadi tanda tangan resmi bagi setiap proyek modifikasi yang dikerjakan oleh Martin.
Salah satu hal yang paling menarik dari motor ini adalah penggunaan suku cadang sisa.
Replika senjata yang terpasang sebenarnya merupakan unit softgun yang ia temukan dalam tumpukan suku cadang.
Komponen lain seperti jok tipe Snetterton berwarna hijau juga diambil dari stok barang lama miliknya.
BACA JUGA:Cardo Rilis Packtalk-S dan 4X-S, Interkom Khusus Shoei Gen 3 dengan Audio JBL