Keberadaan jembatan timbang di luar zona pembatasan barang tetap akan beroperasi secara normal.
Pemerintah memastikan distribusi logistik nasional tetap terjaga meskipun ada kebijakan pembatasan ini.
Aan Suhanan menjabarkan sebaran wilayah yang menjadi fokus penyediaan fasilitas istirahat tersebut.
BACA JUGA:Kesuksesan IIMS 2026 Catatkan Transaksi Rp 8,7 Triliun dan Ratusan Ribu Pengunjung
“Terdapat 48 jembatan timbang yang kami siapkan di wilayah Sumatera, Banten, Jawa, Yogyakarta, Bali, hingga Kalimantan Tengah,” tegasnya.
Setiap titik akan dikelola oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) setempat.
Penunjukan lokasi dilakukan berdasarkan tingkat kepadatan kendaraan yang melintasi jalur tersebut secara rutin.
Fokus utamanya adalah jalur tol maupun non-tol yang sering mengalami kemacetan panjang.
BACA JUGA:Promo Februari Spesial Salentine, Penawaran Menarik Motor Honda dari Wahana Makmur Sejati
Dengan adanya fasilitas tambahan ini, beban kapasitas rest area reguler diharapkan bisa berkurang.
Pemerintah tidak hanya menyediakan tempat, tetapi juga berbagai fasilitas pendukung yang memadai.
Setiap jembatan timbang akan dilengkapi dengan tempat ibadah yang bersih dan nyaman.
Tersedia pula toilet umum serta layanan kesehatan darurat bagi para pemudik.
BACA JUGA:Mengenal Ragam Pilihan Motor Listrik Honda Berdasarkan Kebutuhan Mobilitas Harian
Tenaga medis dan kotak P3K akan disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat kesehatan.
Pencahayaan di area jembatan timbang juga ditingkatkan demi keamanan pada malam hari.