Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, memberikan penjelasan mengenai filosofi acara ini.
“Kami berupaya menyediakan wadah positif bagi para pemuda guna menyalurkan energi serta bakat melalui olahraga bermanfaat,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Polri ingin menunjukkan bahwa energi besar anak muda tidak harus disalurkan lewat motor.
Balap liar di jalan raya hanya akan membahayakan diri sendiri dan juga orang lain.
BACA JUGA:Wujudkan Mimpi Ibadah ke Tanah Suci Melalui Program Umrah Gratis Bersama Yamaha Gear Ultima
Oleh karena itu, lomba lari menjadi solusi cerdas untuk menyalurkan jiwa kompetitif mereka.
Selain mencegah balap liar, ajang ini juga berfokus pada pembentukan karakter generasi bangsa.
Sportivitas dijunjung tinggi selama pertandingan berlangsung di bawah pengawasan ketat petugas kepolisian setempat.
Para pemenang lomba mendapatkan apresiasi berupa hadiah menarik serta uang pembinaan untuk masa depan.
BACA JUGA:Keseruan Classy Fun Day 2026, Menikmati Healing Syahdu Bersama Skutik Terbaru Yamaha di Jawa Barat
Hal ini diharapkan dapat memacu semangat para pemuda untuk terus berprestasi di jalur positif.
Kegiatan bertajuk "Badan Sehat, Jiwa Kuat" ini juga melibatkan berbagai komunitas lari di Pekanbaru.
Sinergi antara komunitas dan aparat penegak hukum menciptakan lingkungan sosial yang sangat harmonis.
Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menekankan pentingnya menjaga situasi kamtibmas yang kondusif selama bulan suci.
BACA JUGA:Ekspansi IIMS Series 2026 Membawa Optimisme Otomotif ke Seluruh Penjuru Indonesia
“Lomba ini adalah sarana mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat hubungan yang baik antara pihak kepolisian dengan masyarakat,” tegasnya.