Pengembalian kendaraan bermotor memiliki makna yang sangat mendalam bagi keberlangsungan ekonomi warga Jawa Barat.
Bagi banyak orang, kendaraan merupakan alat utama untuk mencari nafkah dan mendukung aktivitas sekolah anak.
Dengan kembalinya aset tersebut, produktivitas masyarakat diharapkan dapat pulih seperti sedia kala.
BACA JUGA:Hindari Lelah Naik Motor, Manfaatkan Mudik Gratis 2026 demi Perjalanan Lebaran yang Lebih Aman
Sinergi antara Pemerintah Provinsi, Kejaksaan, hingga DPRD menjadi kunci suksesnya operasi penegakan hukum ini.
Kapolda Rudi Setiawan juga menambahkan bahwa seluruh barang yang dimusnahkan bersifat sangat merusak tatanan sosial.
Wujud pelayanan Polri kini semakin nyata melalui perlindungan langsung terhadap kesehatan dan keselamatan jiwa masyarakat.
Ia menjelaskan kembali poin utama sinergi antar lembaga dalam acara tersebut.
BACA JUGA:Honda NWF150 Skuter Premium Bergaya Retro untuk Berkendara Stylish di Perkotaan
Rudi Setiawan memaparkan pendapatnya bahwa, “Pemusnahan barang berbahaya ini kami lakukan sebagai bentuk pelayanan serta perlindungan total bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.”
Melalui kegiatan ini, Polda Jabar mengirimkan pesan kuat kepada para pelaku tindak kriminalitas.
Tidak ada ruang bagi kejahatan untuk berkembang subur di wilayah hukum Jawa Barat.
Dukungan penuh dari Gubernur Dedi Mulyadi diharapkan mampu memperkuat koordinasi keamanan hingga tingkat desa.
BACA JUGA:HJC Resmi Perkenalkan RPHA 72 Carbon, Helm Sport Touring Premium yang Lebih Ringan
Masyarakat kini dapat merasa lebih tenang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa takut yang berlebihan.
Mari kita jaga Jawa Barat agar tetap kondusif dan bebas dari peredaran narkoba.