Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi memberikan pernyataan secara langsung bahwa, “Semua ini terwujud berkat respons kepolisian terhadap keluhan warga serta penegakan hukum yang konsisten.”
“Semangat pengamanan seperti ini wajib kita pertahankan serta ditingkatkan lagi,” tambahnya.
Pria yang akrab disapa KDM ini juga mengingatkan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Keamanan wilayah tidak mungkin terwujud jika hanya mengandalkan peran petugas kepolisian semata.
BACA JUGA:Program Promo AHASS Servis Motor Matic Honda Jadi Lebih Hemat dengan Diskon Khusus
Masyarakat harus memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga ketenangan di lingkungan masing-masing secara sukarela.
KDM menekankan komitmen bersama tersebut dengan memberikan pesan tegas.
Ia mengatakan bahwa, “Kita perlu mendorong warga agar sadar bahwa ketertiban merupakan milik bersama.”
“Jangan sampai orang hanya menuntut ketertiban untuk dirinya sendiri saja,” lanjutnya.
BACA JUGA:Garmin Zumo XT3, Sistem Navigasi Premium dengan Sensor Performa Khusus Pengendara Motor
Di sisi lain, Kapolda Jabar Rudi Setiawan menjelaskan dampak negatif dari peredaran narkotika bagi sosial.
Penyalahgunaan minuman keras dan obat-obatan sering kali memicu konflik fisik serta pengeroyokan massal.
Oleh karena itu, pemutusan mata rantai peredaran barang haram tersebut menjadi harga mati.
Kapolda Jabar, Rudi Setiawan, turut memberikan keterangan terkait tujuan utama dari agenda besar ini.
BACA JUGA:ETLE Drone Resmi Mengudara, Kawal Keselamatan Pengendara Selama Mudik Lebaran 2026
Ia menegaskan bahwa, “Hari ini kami telah memutus rantai kejahatan sekaligus mengembalikan harapan hidup mereka yang kehilangan motor akibat dicuri.”