Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa pendidikan lebih penting daripada tindakan represif.
Ia menambahkan bahwa, “Masyarakat tertib bukan karena takut, tapi karena sadar akan keselamatan.”
Hal ini bertujuan mewujudkan jalan raya sebagai ruang peradaban modern.
BACA JUGA:Solusi Pembiayaan Adira Finance di IIMS 2026, Dari Tukar Tambah Hingga Kredit
Hasil operasi ini menjadi fondasi kuat menyambut arus mudik Lebaran.
Korlantas Polri juga fokus pada pemeriksaan kelaikan angkutan umum secara masif.
Sebanyak 3.618 kendaraan umum telah menjalani pemeriksaan teknis atau ramp check.
Hasilnya menunjukkan bahwa 93 persen kendaraan dinyatakan laik untuk beroperasi.
BACA JUGA:IIMS 2026 Segera Tutup, Simak Daftar Promo Vespa yang Masih Berlaku hingga Akhir
Namun, masih ada sekitar 7 persen kendaraan yang dinyatakan tidak laik.
Temuan pelanggaran didominasi oleh ban gundul dan ketiadaan alat keselamatan.
Pihak kepolisian berkomitmen memastikan angkutan umum yang beroperasi benar-benar aman.
Prediksi jumlah pemudik tahun ini diperkirakan mencapai angka 143,91 juta orang.
BACA JUGA:Spesifikasi Lengkap Italjet 459 Twin Smart Shift yang Baru Rilis di IIMS 2026
Keselamatan jutaan nyawa pemudik menjadi prioritas utama bagi jajaran Korlantas Polri.
Selain itu, penegakan hukum berbasis teknologi ETLE juga terus ditingkatkan kapasitasnya.