Targetkan TKDN 80%, Indonesia Siap Mandiri Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Global

Jumat 06-02-2026,08:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : T. Sucipto

JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Pemerintah Indonesia terus memperkuat posisi sebagai pemain utama dalam ekosistem kendaraan listrik global.

Langkah ini dilakukan melalui sinergi kebijakan dan kesiapan industri hulu-hilir.

Partisipasi pelaku industri otomotif nasional dan global menjadi kunci utama keberhasilan ini.

Pemerintah mendorong keterlibatan semua pihak agar rantai pasok mandiri segera terbentuk.

BACA JUGA:Kunjungan PM Australia 5 Hingga 7 Februari 2026, Akan Dilakukan Penutupan Jalan Secara Situasional

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan dukungan penuh bagi pengembangan teknologi otomotif.

Beliau menekankan pentingnya kontribusi industri dalam upaya penurunan emisi lingkungan.

Pendekatan teknologi terbuka diharapkan mampu mempercepat transisi menuju kendaraan rendah emisi.

Direktur Jenderal ILMATE Kemenperin, Setia Diarta, memaparkan peta jalan pengembangan kendaraan listrik.

BACA JUGA:Tembus 300 Km Sekali Cas, Trinity Jupiter GT 2026 Jadi Skuter Listrik Jarak Jauh yang Tangguh

Strategi ini dirancang dalam tiga periode utama untuk memperkuat ekosistem nasional.

Periode inisiasi berlangsung pada 2023–2026, kemudian dilanjutkan dengan periode konsolidasi 2026–2029.

Pasca-2030, Indonesia akan memasuki tahap ekspansi untuk memperkuat industrialisasi kendaraan listrik.

Kemenperin juga melakukan penyesuaian batas minimal Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

BACA JUGA:Tampil Makin Berkelas, Honda Giorno+ 2026 Baru Resmi Meluncur dengan Warna yang Elegan

Kategori :