Penggunaan asupan udara seperti ini sangat jarang ditemukan pada skuter tahun 1980-an.
Hal ini membuktikan bahwa Honda G-Dash benar-benar dirancang dengan visi masa depan.
Setiap lekukannya memberikan kesan tangguh meski dimensinya tergolong sangat kecil dan mungil.
Jantung mekanis motor ini menggunakan mesin dua tak berkapasitas hanya 49cc.
Walaupun kapasitasnya kecil, tenaga yang dihasilkan mencapai angka 6,8 tenaga kuda.
Output tenaga tersebut diraih pada putaran mesin 7.000 rotasi per menit.
Bagi standar motor 50cc saat itu, angka tersebut termasuk sangat luar biasa.
Mesin ini terkenal karena memiliki respons tarikan gas yang sangat spontan.
BACA JUGA:Resmi Mengaspal! Royal Alloy Luncurkan JPS 245, Perpaduan Estetika Inggris dan Performa Modern
Akselerasi awal motor sangat responsif dan terasa menjambak bagi para pengendaranya.
Nama "Dash" sendiri dipilih untuk merepresentasikan kemampuannya dalam melesat dengan cepat.
Motor ini mampu memberikan sensasi berkendara yang sangat menyenangkan di jalur perkotaan.
Honda tidak hanya fokus pada kecepatan mesin, tetapi juga aspek pengendalian.
BACA JUGA:Mau Pinang Yamaha TMAX Terbaru? Cek Rincian Harga dan Pilihan Warnanya
G-Dash dilengkapi dengan suspensi depan teleskopik yang menggunakan sistem peredam hidrolik.