AISI Ungkap Data Penjualan Motor Selama 2025, Tembus 6,4 Juta Unit

Senin 19-01-2026,09:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : T. Sucipto

Sigit memberikan pandangan tambahan mengenai dinamika pasar yang terjadi selama tahun lalu tersebut.

"Tahun lalu diwarnai penurunan daya beli terutama di masyarakat ekonomi menengah dan mereka memilih membeli sepeda motor untuk menopang kegiatan ekonomi produktif mereka,” jelas Sigit.

“Ini juga membuat market tahun lalu tetap tumbuh meski tidak besar," tambah Sigit.

BACA JUGA:Sirkuit Sepang Jadi Saksi Peluncuran Skuter Lambretta X300 Casa Limited Edition

Secara geografis, terdapat dinamika menarik yang terjadi pada sebaran permintaan motor di berbagai wilayah Indonesia.

Penurunan penjualan di Pulau Jawa tertutupi oleh pertumbuhan permintaan yang signifikan dari luar Pulau Jawa.

Hasil komoditi yang positif di luar pulau menjadi faktor pendorong daya beli masyarakat daerah.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan beberapa industri di Jawa yang sempat mengalami masa sulit.

BACA JUGA:Setelah Thailand Honda UC3 Kini Resmi Hadir Menyapa Pasar Motor Listrik Vietnam, Indonesia Kapan?

Kegairahan pasar juga terus dipacu melalui gelaran pameran otomotif tahunan Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025.

Pameran tersebut dilaksanakan di ICE BSD pada tanggal 24 hingga 28 September tahun lalu.

Ajang bergengsi ini sukses menarik minat sebanyak 103.789 orang pengunjung yang memadati area pameran.

Lebih dari 1.500 unit motor berhasil terjual dengan nilai transaksi mencapai angka Rp 70 miliar.

BACA JUGA:Terdengar Suara Berisik di Bagian Belakang Motor Matic? Ternyata Ini Penyebabnya!

Selain tangguh di dalam negeri, industri sepeda motor Indonesia juga menunjukkan performa gemilang di pasar luar negeri.

Ekspor kendaraan utuh atau Completely Built Up (CBU) tercatat mencapai angka 544.133 unit sepanjang tahun.

Kategori :