AISI Ungkap Data Penjualan Motor Selama 2025, Tembus 6,4 Juta Unit

Senin 19-01-2026,09:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : T. Sucipto

"Rata-rata per bulan penjualan sepeda motor domestik di angka 535.000 unit,” tegasnya.

“Ini menggambarkan sepeda motor memang sangat dibutuhkan karena efisien dan efektif dipakai untuk memenuhi kebutuhan ekonomi maupun untuk leisure dan gaya hidup masyarakat kita,” lanjut Sigit.

“Kami berharap pertumbuhan ini akan berlanjut tahun ini sehingga industri sepeda motor dapat terus berkontribusi menggerakkan ekonomi tahun ini," ujar Sigit.

Pertumbuhan ini diharapkan tetap terjaga agar industri otomotif bisa terus menyokong stabilitas ekonomi nasional secara berkelanjutan.

BACA JUGA:Dapat Suntikan Dana Jutaan Dollar, OMOWAY Percepat Ekspansi Motor Listrik Pintar ke Pasar Global

Jika dilihat berdasarkan segmentasi produk, model skuter matik (skutik) masih menjadi penguasa pasar yang tidak tergoyahkan.

Segmen skutik memberikan kontribusi sangat dominan yakni mencapai angka 91,7 persen dari total penjualan.

Sementara itu, jenis motor underbone atau bebek menyumbang sebesar 4,46 persen terhadap pasar nasional.

Tipe sport berada di posisi berikutnya dengan kontribusi sebesar 3,51 persen bagi industri.

BACA JUGA:Korlantas Polri Mulai Matangkan Operasi Ketupat 2026 demi Kelancaran Mudik Lebaran

Menariknya, penetrasi sepeda motor listrik saat ini tercatat masih berada di bawah angka 1 persen.

Kuatnya angka penjualan ini juga tidak terlepas dari dukungan besar pihak lembaga pembiayaan atau leasing.

Fasilitas kredit yang fleksibel memudahkan masyarakat berpenghasilan menengah untuk memiliki kendaraan baru sesuai kebutuhan mereka.

Data menunjukkan bahwa sekitar 65 persen pembelian motor dilakukan secara kredit melalui berbagai mitra pembiayaan.

BACA JUGA:Yamaha Gebrak Awal Tahun 2026 dengan Warna Baru XMAX Connected yang Makin Maskulin

Sigit menjelaskan bahwa penurunan daya beli pada kelas menengah membuat mereka memilih motor sebagai penopang ekonomi.

Kategori :