Pemerintah Targetkan Kilang Balikpapan Produksi 360 Ribu Barel BBM Per Hari dengan Kualitas Euro 5

Kamis 15-01-2026,06:30 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : T. Sucipto

Fokus utama pemerintah adalah mengurangi beban devisa negara akibat aktivitas impor energi fosil.

Penguatan kapasitas produksi domestik menjadi solusi jangka panjang yang sangat krusial.

Data ketersediaan solar nasional saat ini menunjukkan keseimbangan yang cukup positif dan stabil.

Kebutuhan solar Indonesia tercatat mencapai angka 39,8 juta kiloliter untuk setiap tahunnya.

BACA JUGA:Keren! Modifikasi Skuter SYM Bergaya Hot Rod Paling Ekstrem dari Taiwan

Program B40 turut memberikan kontribusi besar dengan menyediakan pasokan Fatty Acid Methyl Ester (FAME).

Dukungan dari sektor energi terbarukan ini mampu mengurangi kebutuhan solar murni secara signifikan.

Saat ini, produksi solar nasional sudah menyentuh angka 26,5 juta kiloliter per tahun.

Pemerintah menargetkan penguatan pasokan solar untuk produk CN 48 serta CN 51.

BACA JUGA:Deus Japan Ubah Skuter Roda Tiga Honda Gyro X Jadi Lebih Kalcer!

Target penghentian impor solar ini diharapkan dapat terealisasi sepenuhnya pada pertengahan tahun ini.

Selain solar, sektor bensin juga menjadi fokus utama dalam pengembangan infrastruktur kilang Balikpapan.

Kebutuhan nasional untuk bahan bakar jenis bensin mencapai angka 38,5 juta kiloliter tahunan.

Angka tersebut meliputi kebutuhan bensin jenis RON 90, RON 92, hingga RON 98.

BACA JUGA:Modifikasi Honda Ruckus Bergaya Lowrider dengan Ban Belakang Super Lebar

Melalui proyek RDMP ini, produksi bensin dengan oktan tinggi dapat ditingkatkan secara drastis.

Kategori :