Beliau memastikan bahwa aktivitas warga di jalan raya tidak akan terganggu.
Pramono Anung menekankan tidak akan ada kebijakan penutupan jalan secara total.
Hal ini dilakukan agar arus lalu lintas tetap berjalan seperti biasa.
Pramono Anung menjelaskan secara rinci mengenai waktu dimulainya proses eksekusi tersebut.
BACA JUGA:Korlantas Mencatat Angka Kecelakaan Turun 7 Persen, Operasi Lilin 2025 Berjalan Aman dan Terkendali
Beliau menyampaikan pernyataannya saat ditemui awak media di wilayah Kemayoran.
"Untuk pembongkaran (tiang) monorel seperti yang kemarin kami sampaikan, akan kami lakukan minggu ketiga, apakah hari Selasa atau Rabu depan," ujar Pramono.
Pernyataan ini menegaskan bahwa persiapan teknis sudah mencapai tahap akhir.
Pemerintah ingin pengerjaan berjalan efektif tanpa harus merugikan mobilitas warga.
BACA JUGA:Modifikasi Lambretta Li 150 Series 3 Asal Kota Roma yang Tampil Lebih Ramping
Keputusan penting lainnya berkaitan dengan pihak yang akan mengeksekusi pengerjaan lapangan.
Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk melakukan pembongkaran secara mandiri dan penuh.
Tugas ini akan dikerjakan oleh tim dari Dinas Bina Marga DKI Jakarta.
Awalnya, pihak PT Adhi Karya diharapkan terlibat dalam proses pembersihan tersebut.
BACA JUGA:Pilih Klasik atau Modern? Perbandingan Fitur Vespa PX dan Vespa GTS
Namun, batasan waktu yang diberikan pemerintah ternyata telah dilewati oleh perusahaan tersebut.