Mereka bisa menyimpan barang bawaan dengan mudah tanpa perlu memasang boks tambahan.
Fokus pada utilitas tanpa mengorbankan estetika adalah kunci sukses utama dari Honda.
Berbicara mengenai dapur pacu, Honda Dio dibekali mesin 49cc dua tak yang bertenaga.
BACA JUGA:Data Korlantas Polri Perlihatkan Program Polantas Menyapa Berhasil Turunkan Angka Kecelakaan
Mesin ini menggunakan sistem pendingin udara yang sederhana namun sangat efektif dan tahan lama.
Tenaga maksimal yang dihasilkan mencapai 6,3 hp pada putaran mesin 6.500 rpm yang responsif.
Sementara itu, torsi puncaknya mencapai 7,2 Nm pada putaran mesin 6.000 rpm yang bertenaga.
Penyetelan pada sistem asupan dan pembuangan membuat akselerasi motor ini terasa sangat lincah.
BACA JUGA:Kymco KR50, Skuter Matik Ringkas dengan Harga Terjangkau Cocok untuk Harian
Karakter mesin dua tak yang "galak" memberikan sensasi berkendara yang sangat mengasyikkan bagi penggunanya.
Motor ini sangat gesit saat digunakan membelah kemacetan kota maupun di jalan terbuka.
Untuk sektor kenyamanan, Honda menyematkan suspensi depan tipe teleskopik yang sangat handal di jalanan.
Penggunaan roda berukuran 10 inci memberikan kelincahan ekstra saat bermanuver di tikungan tajam.
BACA JUGA:Explorer 300 GT 2026, Skuter Bongsor Berbasis Mesin Piaggio dengan Standar Euro5+
Kedua roda tersebut dibalut dengan ban berukuran 80/90-10 yang memastikan cengkeraman tetap terjaga.
Meskipun hanya memakai rem tromol, pengeremannya tetap sangat pakem karena bobot motor yang ringan.