Muhammad Baron menyatakan, “Selama periode Satgas Nataru 2025/2026, Pertamina memastikan ketersediaan energi nasional dalam kondisi aman.”
Beliau juga menambahkan bahwa personel operasional bekerja secara maksimal demi menjamin kelancaran pasokan.
Penyiagaan ini mencakup seluruh jenis produk energi mulai dari BBM, LPG, hingga kebutuhan Avtur.
BACA JUGA:Abadikan Momen Liburan dengan DJI Osmo 360, Action Cam 8K Terbaik untuk Rider
Muhammad Baron menegaskan, “Kami menyiagakan seluruh infrastruktur energi dan personel operasional untuk menjamin pasokan BBM, LPG, dan Avtur dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.”
Memasuki awal tahun 2026, Pertamina memperkirakan tingkat aktivitas masyarakat masih akan tetap tinggi.
Libur sekolah yang masih berlangsung menjadi alasan kuat tetap tingginya pergerakan warga di jalanan.
Selain itu, tren kebijakan kerja fleksibel atau Work From Anywhere turut memengaruhi konsumsi energi harian.
BACA JUGA:Tips Meninggalkan Motor Listrik Saat Liburan, Pastikan Aman dan Baterai Tetap Awet
Pertamina memastikan bahwa ketahanan stok nasional berada pada level yang sangat aman saat ini.
Rentang ketahanan stok berkisar antara 12 hingga 34 hari tergantung jenis produk dan wilayahnya.
Pertamina juga menaruh perhatian besar pada wilayah Sumatra yang sedang terdampak bencana alam.
Meskipun menghadapi tantangan geografis yang sulit, distribusi energi terus diupayakan mengalir secara bertahap.
BACA JUGA:Liburan dengan Motor Listrik Tanpa Cemas, Begini Cara Cek Lokasi SPKLU di Aplikasi PLN Mobile
Hal ini sangat penting untuk mendukung proses pemulihan ekonomi dan aktivitas warga di daerah bencana.
Layanan energi tetap tersedia bagi masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan logistik dan operasional.