Peningkatan aktivitas warga dalam merayakan Natal menjadi pendorong utama konsumsi minyak tanah tersebut.
Selain sektor transportasi darat, peningkatan konsumsi juga terjadi pada sektor rumah tangga dan usaha mikro.
Satgas Nataru Pertamina melaporkan bahwa penggunaan LPG meningkat sebesar 3,2 persen selama masa libur.
Angka ini mencerminkan tingginya aktivitas memasak masyarakat saat berkumpul bersama keluarga besar.
BACA JUGA:Dukung Difabel, Pertamina Perkuat Creative Hub dan Pelatihan Safety Riding di SPBU COCO Lempuyangan
Selain itu, sektor kuliner juga turut menyumbang lonjakan permintaan gas selama periode libur panjang tersebut.
Pertamina terus memantau ketersediaan stok LPG agar tidak terjadi kelangkaan di tingkat pangkalan resmi.
Sektor penerbangan atau aviasi juga menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat signifikan pada akhir tahun 2025.
Konsumsi bahan bakar Avtur tercatat mengalami kenaikan sebesar 3,9 persen dibandingkan hari biasa.
BACA JUGA:Perkiraan Puncak Arus Balik pada 1 dan 4 Januari, Korlantas Polri Terapkan Rekayasa Lalu Lintas
Pertamina memberikan stimulus berupa diskon sebesar 10 persen untuk pembelian Avtur selama periode tersebut.
Kebijakan ini berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah pergerakan pesawat dan penumpang transportasi udara.
Banyak masyarakat memilih jalur udara untuk mencapai destinasi wisata atau pulang ke kampung halaman.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, memberikan keterangan resmi mengenai kesiapan timnya.
BACA JUGA:Scomadi Bandung Experience Center Rayakan Hari Jadi, Pererat Hubungan dengan Komunitas
Beliau menegaskan bahwa seluruh infrastruktur energi nasional telah disiagakan secara penuh untuk melayani publik.