Selain mesin, LeFT juga mengembangkan Airbox khusus yang memiliki volume 1,5 kali lebih besar dari standar.
Airbox ini dirancang dengan panjang pipa hisap yang disesuaikan, dan diklaim dapat memberikan peningkatan performa signifikan bahkan tanpa tuning ekstrem.
Keunggulan lain, airbox ini dapat dipasang tanpa perlu memodifikasi atau menanggalkan helmet case (bagasi helm) bawaan, menjaga kepraktisan skuter.
LeFT juga menyediakan Control Units (ECU) yang telah di-mapping khusus, tersedia dalam Stage 1 (untuk mesin dengan tuning airbox dan knalpot sport) dan Stage 2 (untuk mesin dengan cylinder head dan camshaft yang lebih agresif).
Berkat latar belakang Lebschik sebagai insinyur otomotif profesional, tuning dasar ECU ini telah disetel sedemikian rupa sehingga umumnya tidak memerlukan penyetelan ulang yang rumit pada mesin individual.
Menariknya, meskipun ini adalah modifikasi kelas berat, instalasi mesin LeFT diklaim relatif straightforward.
Konsumen tidak memerlukan alat khusus atau harus melakukan penyetelan timing yang rumit, cukup pasang blok mesin, isi air dan oli, dan motor siap digunakan.
SIP Scootershop menjual paket mesin LeFT lengkap 49 HP dibanderol sekitar €14.099,00 atau setara dengan Rp 246 jutaan.
Atau SIP Scootershop juga menjual mesin dasar (fuselage engine) saja, yang memungkinkan pemilik Vespa GTS menggunakan kembali komponen frame parts asli dari mesin lama mereka, menawarkan fleksibilitas dalam upgrade performa ekstrem ini.
Proyek ini membuktikan bahwa Vespa GTS bukan hanya ikon gaya, tetapi juga platform yang sangat potensial untuk tuning performa kelas dunia.