Operasi Patuh Lodaya 2026, Pengendara Tanpa Helm Mendominasi Pelanggaran

Operasi Patuh Lodaya 2026, Pengendara Tanpa Helm Mendominasi Pelanggaran

Operasi Patuh Lodaya 2026, Pengendara Tanpa Helm Mendominasi Pelanggaran---Polda Jabar

JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 di Kabupaten Bogor mencatat ribuan pelanggaran lalu lintas.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor menemukan sebanyak 2.880 pelanggaran selama operasi berlangsung.

Kegiatan penertiban tersebut digelar mulai 28 Oktober hingga 8 November 2026.

Dalam pelaksanaannya, kepolisian lebih mengutamakan penindakan menggunakan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Data tersebut memperlihatkan masih adanya pengguna jalan yang belum mematuhi ketentuan keselamatan berkendara.

Pengendara sepeda motor dan mobil menjadi bagian dari pengguna jalan yang tercatat melakukan pelanggaran.

BACA JUGA:Operasi Patuh 2026 Digelar hingga 8 November 2026, Ini Fokus Korlantas Polri

Penindakan ETLE Lebih Diutamakan Selama Operasi Patuh Lodaya

KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, menjelaskan bahwa penggunaan ETLE mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan operasi tahun sebelumnya.

Sebaliknya, jumlah penindakan melalui mekanisme manual justru mengalami penurunan.

Perubahan tersebut mengikuti petunjuk dan arahan pelaksanaan penindakan yang lebih mengutamakan sistem elektronik.

Dengan demikian, ETLE menjadi salah satu instrumen utama kepolisian dalam mengawasi kepatuhan pengendara.

“Untuk Etle kita naik namun untuk manual kita turun karena Jukrahnya di utamakan penindakan Etle,” ujar Ardian.

Penerapan sistem elektronik tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026.

Kepolisian tetap melakukan pengawasan terhadap berbagai bentuk pelanggaran yang ditemukan selama kegiatan berlangsung.

Temukan konten Duniascooter.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya