Mitos atau Fakta, Cuci Steam Motor Bisa Mengikis Lapisan Cat?

Mitos atau Fakta, Cuci Steam Motor Bisa Mengikis Lapisan Cat?

Mitos atau Fakta, Cuci Steam Motor Bisa Mengikis Lapisan Cat?-Ilyasa Fajrin-Dok. Duniascooter

Jarak sekitar 20 cm dari permukaan bodi dapat dijadikan panduan awal, dengan tetap menyesuaikan tekanan alat.

Pilih sabun khusus kendaraan roda dua yang aman bagi lapisan cat.

Hindari pula penggunaan spons atau kain kasar saat membersihkan bodi motor.

BACA JUGA:Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Resmi Dimulai dari Kawasan IWIP Maluku Utara

Faktor Lain yang Membuat Cat Motor Cepat Pudar

Selain teknik cuci steam, terdapat beberapa kebiasaan yang dapat mempercepat penurunan kualitas cat motor.

Berikut sejumlah faktor yang perlu diperhatikan:

Paparan sinar matahari: Parkir terlalu lama di bawah terik matahari dapat mempercepat pudarnya warna bodi.

Sabun yang tidak sesuai: Kandungan bahan kimia keras berpotensi mengganggu lapisan pelindung cat.

Kain pembersih kotor: Debu dan pasir yang menempel pada lap dapat menimbulkan goresan ketika digunakan.

Minim perawatan: Cat membutuhkan perawatan tambahan, seperti waxing atau coating, sesuai kebutuhan dan kondisi kendaraan.

Karena itu, menjaga tampilan motor tidak cukup hanya dengan mencucinya secara rutin.

Pemilik juga perlu memperhatikan tempat parkir, perlengkapan pembersih, dan perlindungan permukaan bodi.

BACA JUGA:United E-Motor Gelar October Riding Challenge, Ajak Pengguna Berbagi Cerita Riding

Seberapa Sering Motor Sebaiknya Dicuci Steam?

Frekuensi cuci steam motor sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kendaraan dan tingkat kotorannya.

Sebagai panduan praktis, mencuci sekitar sekali seminggu bisa menjadi pilihan jika motor digunakan secara rutin.

Temukan konten Duniascooter.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya