Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Transportasi Digital, Ribuan Mitra Grab Ikuti Pelatihan Berkendara
Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Transportasi Digital, Ribuan Mitra Grab Ikuti Pelatihan Berkendara-@kemenhub151-instagram
JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus memperkuat budaya keselamatan transportasi berbasis digital melalui pelatihan bagi mitra pengemudi Grab Indonesia.
Program tersebut digelar di Terminal Jatijajar, Depok, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan keselamatan berkendara.
Pelatihan diselenggarakan melalui kolaborasi Grab Indonesia, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, serta Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).
Sebanyak 1.052 mitra pengemudi roda dua dari Jakarta/Depok, Yogyakarta, Surabaya/Sidoarjo, Medan, dan Makassar mengikuti kegiatan tersebut.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi budaya kerja bagi setiap pengemudi transportasi berbasis aplikasi.
Menurutnya, jutaan masyarakat setiap hari mempercayakan perjalanan kepada para pengemudi sehingga keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama.
“Setiap hari, jutaan masyarakat mempercayakan perjalanannya kepada para pengemudi. Semua mengharapkan hal yang sama, yakni perjalanan yang lancar serta selamat sampai tujuan,” ujar Dudy.
“Karena itu, keselamatan tidak boleh dipandang sebagai sekadar kewajiban memenuhi aturan, melainkan harus menjadi budaya kerja yang melekat dalam setiap pengemudi agar setiap perjalanan berakhir dengan selamat,” lanjutnya.
BACA JUGA:Jangan Cuma Ditambah, Bisa Jadi Ini Penyebab Oli Mesin Motor Cepat Berkurang
Ia menjelaskan bahwa tujuan setiap perjalanan bukan hanya mencapai lokasi tepat waktu, tetapi juga memastikan seluruh pengguna jalan tiba dengan selamat.
Oleh sebab itu, budaya keselamatan harus diterapkan secara konsisten dalam aktivitas berkendara sehari-hari.
“Keselamatan harus menjadi kebiasaan dalam bekerja, bukan sekadar slogan. Disiplin berlalu lintas, menghormati pengguna jalan, menjaga kondisi kendaraan, dan mengedepankan etika pelayanan merupakan tanggung jawab yang tidak dapat ditawar demi melindungi pengemudi maupun masyarakat,” tegasnya.
Dudy menambahkan bahwa perkembangan transportasi digital harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Karena itu, Kemenhub mendukung berbagai inisiatif operator transportasi digital yang bertujuan meningkatkan kompetensi pengemudi sekaligus memperkuat kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
Temukan konten Duniascooter.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-