Pasar Motor Maret 2026 Lesu, Penjualan Turun Dibandingkan Bulan Sebelumnya

Pasar Motor Maret 2026 Lesu, Penjualan Turun Dibandingkan Bulan Sebelumnya

Pasar Motor Maret 2026 Lesu, Penjualan Turun Dibandingkan Bulan Sebelumnya-Ilyasa Fajrin-Dok. Duniascooter

BACA JUGA:Purbaya Ungkap Rencana Skema Insentif Baru Guna Percepat Adopsi Kendaraan Listrik

Meskipun volume secara total menurun, komposisi pasar berdasarkan jenis kendaraan tidak banyak berubah.

Segmen skuter matik atau skutik tetap menjadi primadona utama konsumen di Indonesia.

Kontribusi motor matik terhadap total penjualan nasional mencapai angka 91,7 persen.

Hal ini membuktikan bahwa faktor kepraktisan masih menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam memilih kendaraan.

BACA JUGA:Upaya Pemerintah Perluas Ekosistem Kendaraan Listrik Melalui Penguatan Industri dan Insentif

Sementara itu, tipe motor bebek atau underbone hanya menyumbang sekitar 4,46 persen pasar.

Tipe motor sport menyusul di posisi berikutnya dengan kontribusi sebesar 3,51 persen saja.

Di sisi lain, adopsi sepeda motor listrik di Indonesia masih tergolong sangat kecil.

Saat ini, pangsa pasar motor listrik belum berhasil menembus angka satu persen secara nasional.

BACA JUGA:Penawaran Menarik ALVA N3 Next Gen di Bulan April yang Dapat Dimanfaatkan Sebelum Periode Berakhir

Pihak asosiasi tetap melihat adanya potensi pertumbuhan di tengah berbagai tantangan global.

Kondisi geopolitik dunia saat ini memberikan dampak yang nyata bagi perekonomian domestik.

Pergerakan harga komoditas serta faktor cuaca turut memengaruhi stabilitas daya beli konsumen tahun ini.

Dukungan dari lembaga pembiayaan sangat krusial untuk mendorong angka penjualan kembali meningkat.

Temukan konten Duniascooter.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya