Catatan Akhir Operasi Ketupat 2026, Tren Kecelakaan dan Fatalitas Menurun Drastis
Catatan Akhir Operasi Ketupat 2026, Tren Kecelakaan dan Fatalitas Menurun Drastis-Ilyasa Fajrin-Dok. Duniascooter
BACA JUGA:Bukan Sekadar Motor Listrik, OMOWAY Luncurkan Mobility One Sebagai Robot AI Serbaguna
“Kejadian kecelakaan lalu lintas menunjukkan penurunan 5,31 persen selama operasi, serta turun 7,8 persen saat kegiatan rutin,” ungkap Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho.
“Hal membahagiakan adalah fatalitas korban turun 30 persen,” tambahnya.
Sebelum operasi dimulai, pihak Korlantas telah melakukan evaluasi mendalam terlebih dahulu.
Mereka membandingkan target tahun ini dengan pencapaian pada tahun 2025 lalu.
BACA JUGA:Cara Bayar Pajak Motor dari Rumah Lewat SIGNAL, STNK Langsung Diantar ke Rumah
Pada tahun sebelumnya, angka fatalitas bahkan sempat turun hingga 51 persen.
Hal ini menjadi tantangan besar bagi tim untuk mempertahankan tren positif.
Namun, hasil tahun 2026 ini tetap dinilai sebagai sebuah pencapaian luar biasa.
“Saya berdiskusi dengan para Pejabat Utama mengenai kekhawatiran terhadap indikator data,” jelas Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho.
BACA JUGA:Operasi Ketupat Lodaya 2026 Sukses Besar, Angka Fatalitas Mudik di Jawa Barat Turun Drastis
“Tahun 2025 fatalitas turun 51 persen dan peristiwa turun 33 persen,”.
“Dibandingkan sekarang, kita tetap mampu menurunkan angka hingga 30 persen. Ini adalah catatan sejarah bagi kita semua,” lanjutnya.
Kakorlantas menegaskan bahwa indikator utama keberhasilan operasi adalah keselamatan nyawa manusia.
Penurunan angka kecelakaan membuktikan bahwa strategi di lapangan berjalan sangat efektif.
Temukan konten Duniascooter.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-