Wahana Honda Hadirkan Edukasi Safety Riding Inklusif di IIMS 2026

Wahana Honda Hadirkan Edukasi Safety Riding Inklusif di IIMS 2026

Wahana Honda Hadirkan Edukasi Safety Riding Inklusif di IIMS 2026---WMS

BACA JUGA:Jangan Parkir Sembarangan! Sudinhub Jaksel Tindak Tegas Parkir Liar di Setiabudi

Pesan ini diharapkan dapat membangun perilaku berkendara yang lebih bertanggung jawab secara luas.

Penekanan pada kelompok difabel menjadi bukti nyata dari inklusivitas yang diusung oleh WMS.

Berikut adalah poin-poin utama teknik berkendara motor adaptif yang disampaikan dalam sesi edukasi:

  • Kontrol Halus: Pengendara wajib mengoperasikan gas dan rem secara lembut demi stabilitas kendaraan.

BACA JUGA:IIMS 2026 Jadi Pusat Diskusi Arah Kebijakan Pemerintah Terkait Masa Depan Industri Otomotif

  • Kecepatan Konsisten: Menjaga laju motor tetap stabil sangat membantu agar kendaraan mudah untuk dikendalikan.
  • Jarak Aman Ekstra: Memberikan ruang tambahan di jalan sangat berguna untuk memberikan waktu reaksi optimal.
  • Antisipasi Dini: Pengendara harus mengenali segala potensi bahaya lebih awal untuk mencegah risiko kecelakaan.

Selain teknik teknis, posisi berkendara juga menjadi faktor krusial yang dibahas mendalam.

BACA JUGA:Rano Karno Hadiri Automotive Hero Day di IIMS 2026, Tekankan Budaya Keselamatan

Berikut adalah faktor-faktor pendukung keselamatan dalam posisi berkendara dan penggunaan alat bantu:

  • Posisi Duduk Stabil: Hal ini penting guna menjaga keseimbangan tubuh selama motor sedang melaju.
  • Titik Tumpu: Pemanfaatan bagian tubuh serta alat bantu harus dilakukan secara tepat untuk keseimbangan.
  • Ergonomis: Penyesuaian kendaraan wajib dilakukan agar sesuai dengan kondisi fisik masing-masing pengendara tersebut.

BACA JUGA:IIMS 2026 Perkuat Fondasi Industri Otomotif Nasional Melalui Edukasi Generasi Muda

  • Safety First: Selalu mengutamakan penggunaan perlengkapan keselamatan standar dan mematuhi aturan keamanan jalan.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pesan keselamatan kepada seluruh pengunjung pameran.

Head of TSD WMS, Benedictus F. Maharanto, menyatakan harapannya mengenai dampak jangka panjang edukasi ini.

"Kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat memahami keselamatan berkendara secara menyeluruh serta inklusif," tutur Benedictus F. Maharanto.

BACA JUGA:Beda dengan Vario 125 Indonesia, Intip Spesifikasi Honda Click 125 Versi 2026

Beliau ingin nilai empati di jalan raya dapat terus tumbuh di masyarakat.

Sinergi antara WMS dan KamiBijak Media mempertegas bahwa edukasi harus bersifat relevan.

Temukan konten Duniascooter.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya