Kemenperin Jadikan IIMS 2026 Momentum Penguatan Industri Otomotif dan Ekonomi Nasional

Kemenperin Jadikan IIMS 2026 Momentum Penguatan Industri Otomotif dan Ekonomi Nasional

Kemenperin Jadikan IIMS 2026 Momentum Penguatan Industri Otomotif dan Ekonomi Nasional---Kemenperin

BACA JUGA:Debut Global di Jakarta, Scomadi Pamerkan Edisi Terbatas Crown dan Mods di Panggung IIMS 2026

Kapasitas produksi kendaraan roda empat di Indonesia kini mencapai angka 2,59 juta unit per tahun.

Sementara itu, industri motor didukung 82 pabrikan dengan kapasitas produksi 11,2 juta unit.

Investasi di sektor otomotif telah menyerap tenaga kerja langsung hingga hampir 100 ribu orang.

Meski demikian, potensi pasar domestik masih sangat luas karena rasio kepemilikan mobil masih rendah.

BACA JUGA:Targetkan TKDN 80%, Indonesia Siap Mandiri Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Global

Indonesia hanya mencatat 99 pemilik mobil per 1.000 penduduk dibandingkan negara tetangga lainnya.

Hal ini menjadi peluang bagi para produsen untuk terus memperluas jangkauan pasar di tanah air.

Pemerintah optimis bahwa permintaan kendaraan akan terus meningkat seiring perbaikan daya beli masyarakat.

Tahun 2026 diproyeksikan menjadi masa stabilisasi industri dengan target penjualan mobil mencapai 850 ribu unit.

BACA JUGA:Yamaha Aerox Alpha Tampil Agresif dengan Varian Warna Baru di Panggung IIMS 2026

Menariknya, segmen kendaraan elektrifikasi menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Penjualan mobil listrik berbasis baterai melonjak drastis hingga mencapai angka 103.931 unit pada 2025.

Kendaraan hybrid dan plug-in hybrid juga mencatatkan peningkatan yang sangat signifikan bagi pasar otomotif.

Secara total, kendaraan ramah lingkungan kini berkontribusi sekitar 21,8 persen dari seluruh penjualan nasional.

Temukan konten Duniascooter.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya