Sudah 12.125 Titik Jalan Berlubang Diperbaiki di Jakarta Pusat Hingga Oktober 2026

Minggu 08-11-2026,12:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Aswan

Metode coldmix menjadi jenis pekerjaan yang paling banyak digunakan.

Tercatat sebanyak 11.727 titik diperbaiki menggunakan metode tersebut dengan luas mencapai 24.829 meter persegi.

Selain itu, terdapat 332 titik yang mendapatkan penanganan menggunakan metode hotmix.

Luas area perbaikannya mencapai 11.172,94 meter persegi.

Penanganan lainnya dilakukan melalui metode scarp pada 47 titik dengan luas 2.164,39 meter persegi.

Sementara perbaikan beton diterapkan pada sembilan titik dengan luas 33,18 meter persegi.

BACA JUGA:Akses Lenteng Agung Raya Dibuka Kembali Secara Bertahap Setelah Perbaikan Jalan Ambles

Kerusakan Jalan Dipengaruhi Cuaca dan Beban Kendaraan

M Soleh menjelaskan bahwa kerusakan jalan di Jakarta Pusat dipengaruhi sejumlah faktor.

Beberapa di antaranya berkaitan dengan usia infrastruktur dan kondisi lingkungan.

“Kerusakan jalan disebabkan beberapa faktor di antaranya usia jalan, curah hujan tinggi, genangan air, dan beban kendaraan bertonase besar,” jelasnya.

Faktor tersebut membuat kondisi permukaan jalan membutuhkan pemantauan dan pemeliharaan secara berkala.

Bagi pengendara sepeda motor, keberadaan lubang jalan perlu diantisipasi karena dapat meningkatkan risiko ketika berkendara.

Pengendara sebaiknya menjaga kecepatan dan memperhatikan kondisi permukaan jalan.

Apabila menemukan kerusakan jalan, masyarakat juga dapat menyampaikan laporan melalui kanal pengaduan JAKI maupun media sosial.

M Soleh berharap perbaikan yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di seluruh wilayah Jakarta Pusat.

“Kami berharap perbaikan jalan berlubang di delapan kecamatan mampu meningkatkan kualitas jalan sekaligus mendukung keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas warga,” tandasnya.

Kategori :