V-Belt dan CVT Motor Matic Perlu Dirawat, Ini Gejala Kerusakan yang Harus Diwaspadai

Selasa 03-11-2026,10:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Aswan

JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Pengguna sepeda motor matik perlu memperhatikan kondisi Continuously Variable Transmission (CVT) agar performa kendaraan tetap terjaga.

Salah satu komponen penting dalam sistem tersebut adalah drive belt atau v-belt.

Komponen ini bertugas meneruskan tenaga mesin menuju roda belakang.

Namun, karena berada di dalam rumah CVT, kondisinya sering tidak diperhatikan pemilik kendaraan.

Penggunaan motor secara terus-menerus dapat menyebabkan v-belt mengalami keausan.

Jika kerusakan terlambat diketahui, kemampuan transmisi dalam menyalurkan tenaga bisa terganggu.

Main Dealer Honda wilayah Jakarta-Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), mengingatkan pengendara agar mengenali tanda kerusakan CVT.

Berikut tiga gejala yang perlu diperhatikan.

1. Muncul Suara Decitan dan Getaran Tidak Wajar

Salah satu tanda gangguan CVT dapat diketahui melalui perubahan suara ketika sepeda motor digunakan.

Pengendara perlu waspada apabila terdengar decitan dari area transmisi, terutama saat motor mulai berjalan.

Selain suara, getaran yang terasa lebih kuat ketika melakukan akselerasi awal juga perlu diperhatikan.

Kondisi tersebut bisa berkaitan dengan v-belt atau komponen transmisi lainnya.

Apabila respons tarikan motor berubah, pengendara sebaiknya segera melakukan pemeriksaan.

Mekanik perlu memastikan sumber gangguan sebelum menentukan tindakan perbaikan.

BACA JUGA:Kenali Pertanda Oli Gardan Motor Matic Sudah Habis agar Terhindar dari Kerusakan

2. Perhatikan Kondisi dan Usia Pakai V-Belt

Kategori :