Bahlil Ungkap Kondisi Stok BBM Nasional, Distribusi Jadi Perhatian

Selasa 20-10-2026,20:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Aswan

JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Pemerintah meminta Pertamina mempercepat distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke berbagai daerah untuk menjaga kelancaran pasokan.

Langkah ini menjadi perhatian karena sejumlah wilayah masih bergantung pada pengiriman menggunakan jalur laut.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, meminta penambahan armada kapal pengangkut BBM.

Pengiriman dari Jawa Timur menuju Bali menjadi salah satu jalur yang mendapat perhatian pemerintah.

Permintaan tersebut disampaikan Bahlil saat memberikan keterangan kepada media di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2026.

Ia menyebut laporan Pertamina menunjukkan ketahanan stok BBM nasional masih berada pada kisaran 16–18 hari.

“Tadi saya juga mendapat laporan dari Pertamina, bahwa secara stok nasional kita, BBM, itu di 16-18 hari. Jadi stok BBM nasional, insya Allah, itu aman,” ujar Bahlil.

BACA JUGA:Bahlil Pastikan Stok BBM Subsidi Aman, Masyarakat Mampu Diminta Gunakan BBM Nonsubsidi

Distribusi BBM Menjadi Fokus Pemerintah

Bahlil menjelaskan, persoalan utama yang perlu ditangani saat ini berkaitan dengan jalur distribusi.

Ia menegaskan, ketersediaan stok nasional dan operasional kilang tidak menjadi kendala utama dalam kondisi tersebut.

“Stoknya nggak ada masalah, dan kilangnya nggak ada masalah, yang bermasalah itu adalah jalur distribusinya, makanya kita nambah kapal,” tegasnya.

Penambahan kapal pengangkut diharapkan dapat membantu memperlancar penyaluran BBM ke daerah yang membutuhkan transportasi laut.

Pemerintah mendorong Pertamina mengoptimalkan pengiriman agar pasokan dapat menjangkau masyarakat secara merata.

Upaya tersebut diperlukan karena ketersediaan BBM secara nasional perlu didukung distribusi yang berjalan lancar.

Dengan begitu, pasokan yang tersedia dapat disalurkan sesuai kebutuhan setiap wilayah.

Kategori :