Oli Shockbreaker Motor Bocor Bisa Bikin Rem Kurang Pakem, Ini Penyebabnya

Sabtu 10-10-2026,14:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Aswan

Pengendara mungkin merasakan respons rem berbeda dari biasanya.

Jarak pengereman juga berpotensi bertambah, terutama ketika kondisi jalan dan situasi lalu lintas menuntut motor berhenti dengan cepat.

Karena itu, kebocoran oli shockbreaker tidak boleh dianggap sebagai masalah kecil.

Apabila rem terasa kurang pakem, segera hentikan penggunaan motor di tempat aman dan periksakan kondisinya.

BACA JUGA:Kabar Baik untuk Warga Jatim, Pemprov Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Tahap II hingga November 2026

Kenali Tanda Oli Shockbreaker Motor Mengalami Kebocoran

Kebocoran oli shockbreaker umumnya ditandai dengan munculnya rembesan pada tabung suspensi, terutama di sekitar seal.

Pengendara juga dapat merasakan suspensi tidak lagi meredam guncangan secara optimal.

Motor bisa terasa lebih keras ketika melewati jalan berlubang atau permukaan yang tidak rata.

Selain itu, kestabilan saat menikung dapat terganggu apabila kinerja suspensi menurun.

Jika oli mencapai komponen pengereman, kondisi tersebut membutuhkan perhatian lebih serius.

Jangan hanya membersihkan bagian yang terkena oli tanpa memeriksa sumber kebocoran dan kondisi kampas rem.

BACA JUGA:WMS Gelar Seminar Safety Riding, Pelajar Tangerang Diajak Pahami Bahaya Kantuk di Jalan

Segera Periksa Shockbreaker dan Sistem Pengereman

Apabila ditemukan kebocoran oli, segera lakukan pemeriksaan di bengkel terpercaya.

Mekanik dapat mengecek kondisi seal, tabung shockbreaker, kampas rem, serta komponen lain yang berpotensi terdampak.

Kampas rem yang sudah terkontaminasi oli mungkin perlu diganti sesuai hasil pemeriksaan.

Perbaikan juga harus mencakup penyebab kebocoran agar masalah serupa tidak kembali terjadi.

Kategori :