Kenali Perbedaan Rem Cakram dan Rem Tromol pada Sepeda Motor

Rabu 07-10-2026,10:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Aswan

JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Sistem pengereman menjadi salah satu komponen penting pada sepeda motor karena berfungsi memperlambat hingga menghentikan laju kendaraan.

Secara umum, sepeda motor menggunakan dua jenis rem, yaitu rem cakram dan rem tromol.

Keduanya memiliki prinsip kerja berbeda, termasuk komponen, mekanisme pengoperasian, serta karakteristik pengereman yang dihasilkan.

Cara Kerja Rem Cakram

Rem cakram menggunakan piringan atau cakram yang terpasang pada roda sebagai media pengereman.

Ketika tuas rem ditekan, tekanan minyak rem diteruskan melalui sistem hidrolik menuju kaliper.

Tekanan tersebut menggerakkan piston pada kaliper untuk menjepit cakram menggunakan kampas rem.

Gesekan antara kampas dan cakram kemudian mengurangi putaran roda hingga sepeda motor berhenti.

Komponen rem cakram terdiri dari kaliper, piston, cakram, piston seal, nipple bleed, dan brake pad.

Sistem tersebut juga memiliki selang hidrolik, bracket kaliper, serta reservoir minyak rem sebagai bagian pendukung.

BACA JUGA:Indomobil eMotor Gelar Pameran Motor Listrik di Blok M, Bisa Test Ride dan Dapat Promo Menarik

Kelebihan Rem Cakram pada Motor

Rem cakram dikenal mampu memberikan performa pengereman yang efektif, terutama ketika sepeda motor melaju dalam kecepatan tinggi.

Konstruksi terbuka pada cakram juga membantu pelepasan panas selama proses pengereman berlangsung.

Selain itu, sistem cakram memiliki ketahanan terhadap penuaan yang lebih baik dibandingkan sistem rem tromol.

Karakter tersebut membuat rem cakram banyak digunakan sebagai sistem pengereman pada roda depan sepeda motor.

Cara Kerja Rem Tromol

Berbeda dari rem cakram, rem tromol menggunakan drum sebagai media gesekan untuk memperlambat putaran roda.

Kategori :