Banjir Parah Melanda Thailand, Pabrik Motor Honda Berhenti Produksi

Jumat 02-10-2026,12:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Aswan

Bagi Honda, dampak langsung terlihat pada operasional fasilitas produksi sepeda motor.

Sementara itu, sebagian besar industri otomotif Thailand masih menjalankan aktivitasnya.

BACA JUGA:Honda QC3 Resmi Meluncur di India, Skuter Listrik Ini Punya Jarak Tempuh 145 Km

Produksi Otomotif Thailand Masih Berjalan

Federation of Thai Industries atau FTI menyatakan sebagian besar pabrik kendaraan masih beroperasi.

Pengiriman komponen otomotif juga dilaporkan tetap berjalan.

FTI belum mengubah target produksi kendaraan Thailand untuk 2026.

Target produksi nasional masih berada di angka 1,45 juta unit.

Kondisi tersebut menunjukkan gangguan akibat banjir belum meluas ke seluruh sektor manufaktur otomotif Thailand.

Namun, perkembangan banjir tetap menjadi perhatian bagi industri.

Thailand merupakan salah satu basis produksi otomotif penting di kawasan Asia Tenggara.

Sejumlah produsen kendaraan memiliki fasilitas manufaktur di negara tersebut.

Karena itu, gangguan pada fasilitas tertentu dapat menjadi perhatian bagi rantai pasok dan distribusi kendaraan.

Kelancaran transportasi menjadi faktor penting untuk menjaga aktivitas industri.

BACA JUGA:QJMotor Fort 600 Hadir dengan Spesifikasi Mirip Kymco AK 550

Transportasi Thailand Ikut Terdampak Banjir

Banjir juga mengganggu sektor transportasi Thailand.

Thai Airways membatalkan 22 penerbangan domestik dan internasional pada 29 dan 30 September 2026.

Kategori :