PVPL India dipilih sebagai lokasi awal sebelum sistem tersebut diperluas menuju jaringan pabrik Piaggio lainnya.
Keterlibatan tim bisnis global dalam proses pengembangan juga membuat sistem tersebut disiapkan sebagai template bagi fasilitas lain.
Dengan model tersebut, Piaggio menargetkan proses produksi yang lebih seragam di berbagai lokasi manufakturnya.
Implementasi Dimulai Juni 2026
Proyek MES 2.0 mulai dikerjakan pada awal Juni 2026.
Piaggio menyatakan proses penerapannya berjalan sesuai dengan rencana.
Perusahaan menyiapkan sejumlah kegiatan untuk mendukung proses transisi menuju sistem baru.
Kegiatannya meliputi pelatihan, pelibatan tim terkait, serta pemeriksaan berkala selama tahapan implementasi berlangsung.
Langkah tersebut ditujukan untuk membantu manajemen dan pekerja memahami perubahan sistem operasional di fasilitas produksi.
Boero menyebut proyek ini sebagai bagian dari program modernisasi Manufacturing Execution System yang berlangsung dalam jangka panjang.
BACA JUGA:Cardo Luncurkan Helm Adventure Venture dengan Teknologi Komunikasi Mesh Terintegrasi
Sistem Akan Diterapkan di Pabrik Italia
Setelah India, Piaggio berencana membawa model MES 2.0 menuju fasilitas produksinya di Italia.
Pabrik di Pontedera, Scorzè, dan Mandello termasuk lokasi yang disebut dalam rencana pengembangan berikutnya.
Diego Graffi, CEO dan Managing Director PVPL, menyebut proyek tersebut melanjutkan proses penguatan operasional Piaggio di India.
Pengembangan tersebut juga berjalan seiring dengan hadirnya model baru dalam lini kendaraan roda dua perusahaan.
Piaggio menyatakan proyek ini mendapat dukungan pendanaan dari pemerintah Italia sebagai bagian dari kajian yang telah berlangsung beberapa tahun.
Model yang dikembangkan di PVPL nantinya dirancang untuk digunakan pada jaringan produksi Piaggio secara global.