Bau oli terbakar juga dapat menjadi indikasi adanya oli yang masuk ke ruang pembakaran.
Gejala ini biasanya dapat muncul bersamaan dengan keluarnya asap putih dari knalpot.
BACA JUGA:Polytron Jelaskan Perlindungan Baterai Motor Listrik dari Abu Vulkanik
Penyebab Piston Motor Rusak
Kerusakan piston dapat dipicu oleh beberapa faktor yang berkaitan dengan pelumasan, temperatur, kebersihan, dan kualitas komponen.
1. Oli Mesin Tidak Sesuai
Penggunaan oli berkualitas rendah atau dengan spesifikasi yang tidak sesuai dapat mengurangi kemampuan pelumasan mesin.
Gesekan antara piston dan silinder kemudian meningkat sehingga risiko keausan komponen menjadi lebih besar.
2. Mesin Mengalami Overheat
Temperatur mesin yang terlalu tinggi dapat memengaruhi kondisi piston dan menyebabkan perubahan bentuk.
Risiko tersebut semakin besar jika sistem pendinginan tidak bekerja secara optimal.
3. Kotoran Masuk ke Mesin
Debu dan kontaminasi yang masuk ke dalam mesin dapat mempercepat keausan komponen internal.
Karena itu, filter dan oli mesin perlu diperiksa serta diganti sesuai jadwal perawatan.
4. Kualitas Piston Kurang Baik
Penggunaan piston berkualitas rendah dapat meningkatkan risiko kerusakan, terutama ketika mesin bekerja dalam kondisi berat.
Jika muncul gejala tersebut, segera periksa kondisi piston dan komponen terkait di bengkel.